<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: When bullets talk</title>
	<atom:link href="http://adiwhy.wordpress.com/2008/05/10/when-bullets-talk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://adiwhy.wordpress.com/2008/05/10/when-bullets-talk/</link>
	<description>Reality in virtual world</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Jan 2009 05:17:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Adyandari</title>
		<link>http://adiwhy.wordpress.com/2008/05/10/when-bullets-talk/#comment-9</link>
		<dc:creator>Adyandari</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 05:16:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://adiwhy.wordpress.com/?p=13#comment-9</guid>
		<description>Kapitalisme, yang selalu bersembunyi di balik tabir globalisasi, telah mengantarkan manusia pada sebuah bentuk ketidakadilan global. Kapitalisme telah membuat penderitaan yang tidak ada presedennya dalam sejarah manusia: kemiskinan dan kelaparan “global.” Segelintir negara, kelompok atau koorperasi internasional menguasai seluruh sarana produksi dan teknologi, dan tentu saja mematikan mereka yang tidak punya modal besar.Kapitalisme telah menceburkan manusia dalam jurang penderitaan, ego manusia untuk memenuhi keinginannya, yang tak terbatas dan tak jarang selalu mengorbankan kebutuhan orang lain, mendapatkan wadahnya dalam sistem ekonomi kapitalis. Ketidakadilan, kemiskinan, dan kelaparan adalah buah dari kapitalisme yang berasal dari Eropa. Ke depan, hendaknya konsep kapitalisme direvisi, tidak hanya mengedepankan kepentingan pribadi semata dengan melupakan kepentingan orang lain. Menghadirkan sistem ekonomi yang humanis, dengan menjadikan konsep Kosmopolitanisme Kant sebagai titik tolaknya, adalah syarat mutlak bagi setiap usaha memerangi terorisme. Langkah kedua adalah menjadikan pemberantasan kemiskinan sebagai sasaran tembak semua negara jika benar-benar menginginkan terciptanya dunia yang damai.         Imagine there&#039;s no heaven 
It&#039;s easy if you try 
No hell below us 
Above us only sky 
Imagine all the people 
Living for today... 

Imagine there&#039;s no countries 
It isn&#039;t hard to do 
Nothing to kill or die for 
And no religion too 
Imagine all the people 
Living life in peace... 

You may say I&#039;m a dreamer 
But I&#039;m not the only one 
I hope someday you&#039;ll join us 
And the world will be as one 

Imagine no possessions 
I wonder if you can 
No need for greed or hunger 
A brotherhood of man 
Imagine all the people 
Sharing all the world... 

You may say I&#039;m a dreamer 
But I&#039;m not the only one 
I hope someday you&#039;ll join us 
And the world will live as one</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kapitalisme, yang selalu bersembunyi di balik tabir globalisasi, telah mengantarkan manusia pada sebuah bentuk ketidakadilan global. Kapitalisme telah membuat penderitaan yang tidak ada presedennya dalam sejarah manusia: kemiskinan dan kelaparan “global.” Segelintir negara, kelompok atau koorperasi internasional menguasai seluruh sarana produksi dan teknologi, dan tentu saja mematikan mereka yang tidak punya modal besar.Kapitalisme telah menceburkan manusia dalam jurang penderitaan, ego manusia untuk memenuhi keinginannya, yang tak terbatas dan tak jarang selalu mengorbankan kebutuhan orang lain, mendapatkan wadahnya dalam sistem ekonomi kapitalis. Ketidakadilan, kemiskinan, dan kelaparan adalah buah dari kapitalisme yang berasal dari Eropa. Ke depan, hendaknya konsep kapitalisme direvisi, tidak hanya mengedepankan kepentingan pribadi semata dengan melupakan kepentingan orang lain. Menghadirkan sistem ekonomi yang humanis, dengan menjadikan konsep Kosmopolitanisme Kant sebagai titik tolaknya, adalah syarat mutlak bagi setiap usaha memerangi terorisme. Langkah kedua adalah menjadikan pemberantasan kemiskinan sebagai sasaran tembak semua negara jika benar-benar menginginkan terciptanya dunia yang damai.         Imagine there&#8217;s no heaven<br />
It&#8217;s easy if you try<br />
No hell below us<br />
Above us only sky<br />
Imagine all the people<br />
Living for today&#8230; </p>
<p>Imagine there&#8217;s no countries<br />
It isn&#8217;t hard to do<br />
Nothing to kill or die for<br />
And no religion too<br />
Imagine all the people<br />
Living life in peace&#8230; </p>
<p>You may say I&#8217;m a dreamer<br />
But I&#8217;m not the only one<br />
I hope someday you&#8217;ll join us<br />
And the world will be as one </p>
<p>Imagine no possessions<br />
I wonder if you can<br />
No need for greed or hunger<br />
A brotherhood of man<br />
Imagine all the people<br />
Sharing all the world&#8230; </p>
<p>You may say I&#8217;m a dreamer<br />
But I&#8217;m not the only one<br />
I hope someday you&#8217;ll join us<br />
And the world will live as one</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
